A song by Jason Mraz:
93 million miles from the Sun, people get ready get ready,
'cause here it comes it’s a light, a beautiful light, over the horizon into our eyes
Oh, my my how beautiful, oh my beautiful mother
She told me, "Son in life you’re gonna go far, and if you do it right you’ll love where you are
Just know, that wherever you go, you can always come home"
Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…
240 thousand miles from the Moon, we’ve come a long way to belong here,
To share this view of the night, a glorious night, over the horizon is another bright sky
Oh, my my how beautiful, oh my irrefutable father,
He told me, "Son sometimes it may seem dark, but the absence of the light is a necessary part.
Just know, you’re never alone, you can always come back home"
Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…
You can always come back…back…
Every road is a slippery slope
There is always a hand that you can hold on to.
Looking deeper through the telescope
You can see that your home’s inside of you.
Just know, that wherever you go, no you’re never alone, you will always get back home
Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…
93 million miles from the Sun, people get ready get ready,
'cause here it comes it’s a light, a beautiful light, over the horizon into our eyes...
Source: www.azlyrics.com
Pikiran dan hati yang tertulis
Tuesday, February 25, 2014
Pagi yang damai
Suatu pagi yang damai
Ketika daun masih malas menjuntai
Angan-angan seakan berandai
Akankah aku bisa mengurai
Apa yang ada di benak dan memulai
Suatu hal baru namun bisa dituai
Oleh mereka yang ingin pandai
Untuk nikmati hidup yang santai
Ketika daun masih malas menjuntai
Angan-angan seakan berandai
Akankah aku bisa mengurai
Apa yang ada di benak dan memulai
Suatu hal baru namun bisa dituai
Oleh mereka yang ingin pandai
Untuk nikmati hidup yang santai
Tuesday, July 23, 2013
Ragu
Ketika semua beralih
Hati ini berdalih
Seolah tak ingin pergi
Hanya dapat menunggu pagi
Lihat ke arah mentari
Menatap sambil menari
Tergantung pada seutas tali
Semua tak akan kembali
Otak tetap meragu
Kenangan selalu mengganggu
Langkah tak mau maju
Walau waktu terus melaju
Berusaha tuk bangun
Melupakan yang anggun
Melupakan yang haru
Membuka lembaran baru
Hati ini berdalih
Seolah tak ingin pergi
Hanya dapat menunggu pagi
Lihat ke arah mentari
Menatap sambil menari
Tergantung pada seutas tali
Semua tak akan kembali
Otak tetap meragu
Kenangan selalu mengganggu
Langkah tak mau maju
Walau waktu terus melaju
Berusaha tuk bangun
Melupakan yang anggun
Melupakan yang haru
Membuka lembaran baru
Dibalik cahaya
kulihat pohon itu
daunnya berguguran
kau lihat jauh dalam mataku
penuh dengan keraguan
kulihat bulan itu
langit tetaplah gelap
kau lihat senyumku
hati tetaplah kelam
daunnya berguguran
kau lihat jauh dalam mataku
penuh dengan keraguan
kulihat bulan itu
langit tetaplah gelap
kau lihat senyumku
hati tetaplah kelam
Tuesday, July 9, 2013
Kenangan satu dan lainnya
Dua manusia itu bertemu
Hanya senyum tiap kata terucap
Kenangan terus dibangun
Demi mimpi yang mereka tatap
Lalu datanglah kelam itu
Saat perbedaan terungkap
Salah satu meragu
Kedekatan menguap
Badai belum berlalu
Sosok lain menetap
Hancurkan hati dan senyum
Hingga tak bisa terlelap
Yang lain terus beradu
Tiada dukungan di dapat
Badai semakin mengganggu
Keputusan dibuat
Dan satu terpuruk
Tapi mimpi tetap teringat
Walau semua telah hancur
Tetap coba semangat
Demi mimpi yang lalu
Demi kenangan yang indah
Sampai semua berlalu
Dua manusia itu terpisah
Semua tangis pilu
Terganti senyum lebar
Waktu terus berlalu
Tapi tetap bersabar
Menanti cerita baru
Dengan penuh harapan
Saat indah bersama dulu
Hanya tinggal kenangan
Hanya senyum tiap kata terucap
Kenangan terus dibangun
Demi mimpi yang mereka tatap
Lalu datanglah kelam itu
Saat perbedaan terungkap
Salah satu meragu
Kedekatan menguap
Badai belum berlalu
Sosok lain menetap
Hancurkan hati dan senyum
Hingga tak bisa terlelap
Yang lain terus beradu
Tiada dukungan di dapat
Badai semakin mengganggu
Keputusan dibuat
Dan satu terpuruk
Tapi mimpi tetap teringat
Walau semua telah hancur
Tetap coba semangat
Demi mimpi yang lalu
Demi kenangan yang indah
Sampai semua berlalu
Dua manusia itu terpisah
Semua tangis pilu
Terganti senyum lebar
Waktu terus berlalu
Tapi tetap bersabar
Menanti cerita baru
Dengan penuh harapan
Saat indah bersama dulu
Hanya tinggal kenangan
Aliran
Air mengalir
Begitu pula waktu
Air ini seakan berhenti
Dan pikiranku berpacu
Air yang dulu begitu jernih
Hanya terlihat di hulu
Air terus mengalir
Tatapanku tertinggal jauh
Begitu pula waktu
Air ini seakan berhenti
Dan pikiranku berpacu
Air yang dulu begitu jernih
Hanya terlihat di hulu
Air terus mengalir
Tatapanku tertinggal jauh
Permulaan
Sebuah cerita yang tersirat
Dalam pikiran seorang manusia
Sejak hati yang terluka
Kata menenangkannya
Mencurahkan semua
Dalam sebuah tulisan
Ditujukan untuk seseorang
Atau banyak orang
Berharap yang di sana
Membaca dan melihat
Berharap yang membaca
Mengerti dan merasa
Tulisan yang kan tertuang
Ada maknanya
Tidak hanya untuk dia
Tapi untuk semua orang
Dalam pikiran seorang manusia
Sejak hati yang terluka
Kata menenangkannya
Mencurahkan semua
Dalam sebuah tulisan
Ditujukan untuk seseorang
Atau banyak orang
Berharap yang di sana
Membaca dan melihat
Berharap yang membaca
Mengerti dan merasa
Tulisan yang kan tertuang
Ada maknanya
Tidak hanya untuk dia
Tapi untuk semua orang
Subscribe to:
Posts (Atom)